💡 Poin Penting Pada Artikel Ini:

  • Efeknya Cuma Sebentar: Bau menyengat atau bunyi aneh bisa bikin tikus menjauh beberapa hari, tapi tikus cepat terbiasa.
  • Kapur Barus Bukan untuk Tikus: Produk ini dibuat untuk ngengat di wadah tertutup, dan uapnya bisa mengganggu kesehatan penghuni rumah.
  • Yang Terbukti Berhasil: Jaga kebersihan, tutup jalan masuk, lalu kendalikan populasinya.

Ketik "cara mengusir tikus" di internet, dan resepnya bisa puluhan: kulit durian, kapur barus, kopi bubuk, kulit jengkol, minyak peppermint, sampai alat ultrasonik yang tinggal dicolok ke stopkontak.


Kalau Anda sudah mencoba beberapa di antaranya dan tikusnya tetap datang, artikel ini untuk Anda. Kami cek cara-cara yang sering viral itu satu per satu, berdasarkan penelitian dan panduan pengendalian hama, ditambah beberapa tips dari tim kami.

Kenapa Cara Rumahan Sering Cuma Mempan Sebentar

Tikus itu hewan yang curiga pada hal baru. Panduan University of California menjelaskan bahwa tikus cenderung menghindari benda dan makanan baru, kadang selama beberapa hari sampai berminggu-minggu. Sifat ini disebut neofobia.


Jadi, waktu Anda menaruh kulit durian atau kapur barus di sudut dapur, tikus memang bisa menjauh untuk sementara. Bukan karena baunya ampuh, tapi karena ada benda asing di jalurnya. Begitu tikus sadar benda itu tidak berbahaya, mereka kembali lewat.


Untuk bau dan bunyi, kesimpulan University of California cukup tegas. Tikus memang punya rasa tidak suka di awal terhadap bau dan rasa tertentu, tapi belum ada bahan pengusir yang bisa menyelesaikan masalah tikus lebih dari waktu yang sangat singkat.


Mengecek Cara yang Sering Viral

Kulit Durian

Kulit durian memang mengandung minyak atsiri dan beberapa senyawa yang punya efek terhadap serangga. Penelitian di Indonesia sudah menguji ekstrak kulit durian pada nyamuk dan semut rangrang. Tapi kami belum menemukan penelitian yang membuktikan kulit durian bisa mengusir tikus dari rumah.


Coba pikirkan juga dari sisi tikus got. Hewan ini tiap hari hidup di saluran pembuangan. Bau kulit durian rasanya bukan hal yang akan membuatnya pindah rumah.

Tips dari tim Semar Pest: Kalau tikus menghilang beberapa hari setelah Anda menaruh kulit durian, jangan langsung lega. Pakai jeda itu untuk mencari dan menutup jalan masuknya, karena di situlah kunci supaya tikus tidak balik lagi.

Kapur Barus

Ini yang paling perlu diluruskan, karena bukan cuma soal mempan atau tidak.


Banyak kapur barus dibuat dari naftalena. Di Amerika Serikat, label resmi produk berbahan naftalena menyebut kegunaannya hanya untuk membasmi ngengat pakaian di wadah tertutup rapat, seperti lemari atau kotak penyimpanan. Departemen Pertanian Florida bahkan mencatat bahwa memakai kapur barus untuk mengusir tikus termasuk penggunaan di luar label yang melanggar aturan di sana.


Masalahnya ada di uapnya. Menurut lembaga yang sama, orang yang menghirup uap naftalena bisa mengalami sakit kepala, mual, pusing, iritasi saluran napas, serta gangguan pada darah dan mata. Jadi kalau kapur barus ditebar di plafon atau dapur, yang paling lama menghirup uapnya justru penghuni rumah, bukan tikusnya.

Kalau mau memakai kapur barus, pakailah sesuai fungsinya untuk lemari pakaian, dan baca label kemasannya.

Minyak Peppermint, Cengkeh, dan Bau Menyengat Lainnya

Minyak peppermint, cengkeh, kopi, atau kulit jengkol bekerja dengan prinsip yang sama: bau tajam. Hasilnya pun mirip, tikus menghindar sebentar lalu terbiasa.


Beberapa penelitian memang menguji bahan seperti cengkeh dan kulit jeruk nipis pada tikus got. Namun penelitian semacam ini umumnya dilakukan di kandang dengan jumlah tikus yang sangat sedikit, bukan di rumah sungguhan dengan tikus yang bebas memilih jalur lain.

Alat Pengusir Ultrasonik

Alat ini memancarkan bunyi frekuensi tinggi yang tidak terdengar manusia. Kedengarannya canggih, tapi University of California menyimpulkan perangkat bunyi frekuensi tinggi dan ultrasonik tidak efektif mengendalikan tikus di rumah. Tikus memang mudah kaget oleh bunyi asing, tapi cepat terbiasa kalau bunyi itu terdengar terus-menerus.

Tips dari tim Semar Pest: Sebelum membeli alat apa pun, cek dulu tanda jalur tikus di rumah: kotoran, bekas gigitan, atau noda gesekan bulu di dinding dan balok. Tanda-tanda itu menunjukkan di mana perangkap paling tepat dipasang.

Yang Benar-Benar Berhasil: Bersih, Tutup, Kendalikan

Menurut University of California, pengendalian tikus yang berhasil biasanya terdiri dari tiga hal: kebersihan, menutup jalan masuk, dan mengendalikan populasi.


Kebersihan artinya tidak menyediakan makanan dan tempat sembunyi. Simpan makanan dan pakan hewan di wadah tertutup, buang sampah rutin, dan rapikan tumpukan barang di gudang atau garasi.


Menutup jalan masuk adalah cara paling tahan lama. Tutup lubang di dinding dan sekitar pipa, kabel, serta saluran pembuangan. Panduan yang sama menyarankan menutup semua lubang yang lebih besar dari sekitar 6 mm agar tikus dan mencit tidak bisa masuk. Tikus muda bahkan bisa menyelinap lewat celah bawah pintu setinggi sekitar 1,3 cm. Dahan pohon yang berjarak kurang dari sekitar 1,8 meter dari atap sebaiknya dipangkas, karena jadi jembatan tikus menuju plafon.


Mengendalikan populasi bisa dengan perangkap. Pasang di jalur yang sering dilewati, misalnya menempel ke dinding. Karena tikus curiga pada benda baru, perangkap bisa diberi umpan tanpa dipasang dulu selama beberapa hari supaya tikus terbiasa. Untuk tikus rumah yang suka memanjat, perangkap juga perlu dipasang di tempat tinggi. Bedanya tikus rumah dan tikus got kami bahas di artikel tikus di plafon dan tikus di got ternyata beda jenis.


Racun tikus juga beracun bagi anak-anak, kucing, dan anjing. Kalau terpaksa dipakai, ikuti petunjuk label dengan ketat dan letakkan di kotak umpan yang tidak bisa dijangkau anak atau hewan peliharaan.


Satu hal lagi: jangan pegang tikus atau kotorannya dengan tangan kosong. Tikus bisa membawa penyakit, salah satunya leptospirosis yang kami bahas di artikel banjir sudah surut, bahayanya belum.

Kapan Harus Menghubungi Jasa Pest Control Profesional?

Kalau cara rumahan sudah dicoba dan tikus tetap datang, biasanya ada jalan masuk atau sarang yang belum ketemu. Pertimbangkan bantuan teknisi jika:

  • Tikus kembali lagi walaupun berbagai cara sudah dicoba.
  • Suara tikus di plafon terdengar hampir setiap malam.
  • Ada kabel, pipa, atau barang yang tergigit.
  • Muncul bau bangkai dari plafon atau dinding.
  • Ada anak kecil atau hewan peliharaan di rumah, sehingga Anda ragu memakai racun tikus sendiri.

Tim Semar Pest siap membantu pengendalian tikus di Jabodetabek, Bandung, Kuningan, dan Cirebon. Teknisi kami akan mencari jalan masuk dan jalur tikus lebih dulu, lalu menyesuaikan cara penanganannya dengan kondisi rumah Anda.

Sumber