💡 Poin Penting Pada Artikel Ini:

  • Kemarau Belum Selesai: Per pertengahan Oktober 2026, BMKG mencatat 76% zona musim di Indonesia masih kemarau akibat El Niño sangat kuat dan IOD positif.
  • Air Jadi Rebutan: Saat di luar kering, semut dan sebagian jenis kecoa masuk rumah untuk mencari air dan tempat yang lebih sejuk.
  • Kuncinya di Sumber Air: Perbaiki keran bocor, keringkan wastafel sebelum tidur, dan gunakan umpan untuk semut, bukan sekadar semprotan.

Beberapa minggu ini, semut rasanya makin rajin mampir ke wastafel. Kecoa juga lebih sering nongol dari lubang pembuangan kamar mandi begitu lampu dimatikan. Kalau Anda merasakan hal yang sama, bisa jadi penyebabnya ada di luar rumah: cuaca.


Pada 12–13 Oktober 2026, BMKG mencatat suhu maksimum di Jawa Barat dan Jawa Tengah menyentuh 37,8°C. Hujan pun belum juga datang di banyak daerah. Buat manusia, ini berarti gerah dan tagihan listrik naik. Buat semut dan kecoa, ini soal bertahan hidup.

Kemarau Tahun Ini Memang Lebih Panjang

Ini bukan sekadar perasaan. BMKG menyebut El Niño berintensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif masih berlangsung pada Oktober 2026. Dua fenomena ini mengurangi pembentukan awan hujan.


Per pertengahan Oktober, sekitar 76% zona musim di Indonesia masih mengalami kemarau. Baru 8% yang sudah masuk musim hujan. Kekeringan diperkirakan berlangsung lebih lama terutama di Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.


Menurut prediksi BMKG, musim hujan 2026/2027 baru mulai bertahap pada November, dan di sebagian besar wilayah datangnya lebih lambat dari biasanya. Artinya, beberapa minggu ke depan tanah di sekitar rumah masih akan tetap kering.


Kenapa Semut dan Kecoa Ikut "Mengungsi" ke Dalam Rumah?

Semua makhluk hidup butuh air, termasuk serangga. Saat tanah dan tanaman di luar mengering, sumber air yang paling mudah dijangkau justru ada di dalam rumah kita.


Beverly Sparks, entomolog dari University of Georgia, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa serangga yang biasanya hidup di luar akan masuk ke dalam rumah untuk mencari air atau makanan saat cuaca kering. Beberapa jenis semut yang normalnya bersarang di luar bisa berubah jadi hama di dalam rumah ketika cuaca panas dan kering. Kecoa termasuk serangga lain yang ikut masuk untuk mencari suhu yang lebih sejuk dan air.


Memang, pengamatan ini dilakukan di Amerika dan jenis semutnya tidak sama persis dengan yang ada di rumah kita. Tapi kebutuhannya sama: air.


Untuk kecoa, air bahkan lebih penting daripada makanan. Panduan Departemen Kesehatan New Mexico yang mengutip University of Florida menyebut kecoa Jerman bisa bertahan sekitar 2 minggu tanpa makanan dan air, tetapi sanggup hidup sampai 42 hari kalau masih ada air. Kecoa Jerman ini salah satu jenis yang paling sering ditemukan di dapur rumah dan restoran di Indonesia.

Titik di Rumah yang Paling Sering Didatangi

Karena yang dicari adalah air, perhatikan tempat yang lembap atau sering basah:

  • Wastafel dapur dan rak piring. Sisa air dan remah makanan di sini jadi kombinasi yang pas buat semut maupun kecoa.
  • Kamar mandi dan lubang pembuangan. Kecoa sering keluar dari saluran pembuangan pada malam hari.
  • Bawah dispenser dan kulkas. Nampan penampung air sering terlupa dan jarang dikeringkan.
  • Pot tanaman yang baru disiram. Tanah basah di pot menarik semut dari luar.
  • Mangkuk minum hewan peliharaan. Air yang dibiarkan semalaman ikut mengundang serangga.
  • Kaleng dan botol minuman manis di tempat sampah. Sisa sirup sedikit saja sudah cukup memancing semut.

Cara Mencegahnya Sebelum Hujan Datang

Kabar baiknya, sebagian besar pencegahan bisa dilakukan sendiri dan tidak butuh biaya besar.

1. Putus Akses ke Air

Perbaiki keran atau pipa yang menetes. Lap wastafel dan meja dapur sampai kering sebelum tidur, lalu tutup lubang pembuangan di malam hari. Langkah ini sekaligus sejalan dengan imbauan BMKG untuk menghemat air selama musim kering.

2. Rapikan Sumber Makanan

Simpan gula, makanan ringan, dan pakan hewan di wadah tertutup rapat. Dan Suiter, entomolog University of Georgia, menyarankan membilas kaleng minuman sebelum dibuang dan rutin mengosongkan tempat sampah. Semut, katanya, bisa menemukan kaleng soda dengan sedikit sisa sirup dan datang dalam jumlah ribuan hanya dalam satu malam.

3. Pakai Umpan untuk Semut, Jangan Cuma Disemprot

Menyemprot jalur semut memang memuaskan karena semutnya langsung mati. Masalahnya, menurut Suiter, cara ini tidak pernah benar-benar menghilangkan semut karena sarang tempat para ratu berada tidak tersentuh. Umpan bekerja lebih lambat, tapi dibawa semut pekerja ke sarang sehingga bisa membasmi koloni.

Kalau semutnya masuk ke stopkontak atau peralatan listrik, jangan disiram cairan apa pun. Baca dulu panduan cara membasmi semut di stopkontak.

4. Tutup Celah Masuk

Periksa celah di bawah pintu, retakan dinding, dan sela pipa yang menembus tembok. Celah kecil yang ditutup sekarang akan membantu juga saat musim hujan tiba, ketika giliran hama lain yang datang. Soal itu, kami sudah membahasnya di artikel hujan telat datang tahun ini, rayap, tikus, dan nyamuk biasanya ikut datang sesudahnya.


Kapan Harus Menghubungi Jasa Pest Control Profesional?

Untuk gangguan ringan, langkah di atas biasanya sudah cukup. Tapi pertimbangkan bantuan profesional kalau:

  • Jalur semut terus muncul lagi walaupun dapur sudah bersih dan umpan sudah dipasang.
  • Kecoa terlihat berkeliaran di siang hari. Biasanya ini tanda populasinya sudah banyak.
  • Semut bersarang di dalam stopkontak, panel listrik, atau peralatan elektronik.
  • Anda mengelola restoran, kafe, atau usaha makanan yang harus bebas hama.

Tim Semar Pest siap membantu pengendalian kecoa dan semut di Jabodetabek, Bandung, Kuningan, dan Cirebon. Teknisi kami bersertifikat ASPPHAMI dan program Bayer, dan memakai bahan yang terdaftar serta legal.

Sumber