💡 Poin Penting Pada Artikel Ini:

  • Asalnya dari Kencing Tikus: Bakteri leptospira ikut terbawa air banjir dan lumpur yang tercemar urine tikus.
  • Awalnya Mirip Demam Biasa: Demam, betis pegal, pusing, dan mata merah bisa baru terasa berhari-hari sampai sebulan setelah kena banjir.
  • Jangan Ditunda: Kalau gejala itu muncul setelah kena air banjir atau lumpur, langsung ke puskesmas atau dokter.

Banjir surut, lalu kerja bakti dimulai. Lumpur dikerok, kasur dijemur, kulkas digeser buat dicek masih nyala atau tidak. Di tengah kesibukan itu, jarang ada yang kepikiran soal kencing tikus.


Padahal di situlah risikonya. Air dan lumpur sisa banjir bisa membawa bakteri leptospira, yang asalnya dari urine tikus. Kemenkes sampai mengeluarkan surat edaran khusus soal ini pada Desember 2025, karena leptospirosis sering muncul setelah banjir dan longsor, dan banyak yang telat sadar karena gejala awalnya cuma seperti demam biasa.


Musim hujan tahun ini diprediksi baru mulai November. Masih ada waktu untuk bersiap.

Dari Kencing Tikus ke Genangan Air

Bakteri penyebabnya bernama Leptospira. Ia keluar bersama urine hewan yang terinfeksi, dan biang keroknya paling sering tikus.


Begitu urine itu bercampur dengan air banjir atau lumpur, bakterinya ikut ke mana-mana. Bakteri ini juga awet di luar tubuh hewan: di air atau tanah ia bisa bertahan berminggu-minggu, kadang berbulan-bulan. Orang bisa tertular saat bersentuhan dengan air atau lumpur itu, atau lewat makanan yang ikut tercemar.


Menurut Kemenkes, risikonya naik setelah banjir karena sanitasi memburuk, genangan ada di mana-mana, dan tikus makin banyak. Itu sejalan dengan yang biasa terjadi di permukiman. Begitu got penuh air, tikus got yang tinggal di dalamnya ikut naik cari tempat kering. Ditambah lagi, banyak orang bersih-bersih rumah pakai sandal jepit atau malah nyeker.


Kabar baiknya, leptospirosis hampir tidak pernah menular dari orang ke orang.


Gejalanya Sering Disangka Masuk Angin

Ini yang bikin leptospirosis gampang lolos. Gejalanya tidak langsung muncul. Bisa dua hari setelah terpapar, bisa juga baru sekitar empat minggu kemudian. Paling sering sih dalam satu sampai dua minggu, saat orang sudah lupa pernah kena air banjir.


Biasanya diawali demam tinggi yang datang mendadak, menggigil, dan kepala pusing. Badan pegal. CDC, lembaga kesehatan Amerika Serikat, mencatat dua tanda yang cukup khas: nyeri di betis dan punggung bawah, serta mata merah tanpa belekan. Ada juga yang mual, muntah, atau diare, dan pada sebagian kasus kulit serta bagian putih mata jadi kekuningan.


Kebanyakan orang sembuh dari gejala yang ringan. Sekitar satu dari sepuluh tidak seberuntung itu, dan penyakitnya berkembang jadi berat sampai mengganggu ginjal dan hati. Kondisi ini disebut penyakit Weil.


Leptospirosis diobati dengan antibiotik, dan dokter yang menentukan jenisnya. Makin cepat diobati, makin baik. Makanya Kemenkes minta warga yang demam, pegal, pusing, atau matanya merah setelah kena air banjir atau lumpur untuk langsung ke fasilitas kesehatan, jangan menunggu. Ceritakan juga ke dokter kalau Anda baru kena banjir, karena informasi kecil itu membantu dokter mencurigai leptospirosis lebih awal. (Artikel ini untuk edukasi, ya, bukan pengganti pemeriksaan dokter.)

Bersih-bersih Setelah Banjir, Jangan Asal Nyebur

Jujur saja, ini momen paling rawan, karena berjam-jam kita berurusan dengan lumpur.


Sebelum mulai, pakai sepatu bot dan sarung tangan karet. Kalau tidak punya sepatu bot, setidaknya jangan nyeker. Luka sekecil apa pun di tangan atau kaki sebaiknya ditutup plester tahan air dulu.


Makanan dan minuman yang sempat terendam, buang saja, termasuk yang masih dalam kemasan. Sayang memang, tapi tidak sebanding dengan risikonya. Lantai dan perabot dicuci pakai sabun, baru setelah itu disinfektan. Ikuti takaran di labelnya, jangan dikira-kira.


Soal anak-anak, genangan sisa banjir itu godaan besar buat main air. Kali ini, larang dulu. Setelah semuanya beres, cuci tangan pakai sabun sebelum pegang makanan.

Biar Tikusnya Tidak Balik Lagi

Rumah bersih belum tentu bebas tikus. Cek celah di sekitar pipa dan lubang pembuangan, karena dari situ tikus got biasanya masuk. Simpan makanan di wadah tertutup, dan jangan biarkan sampah menginap terlalu lama.


Belum yakin tikus yang sering lewat itu tikus got atau tikus rumah? Bedanya kami jelaskan di artikel tikus di plafon dan tikus di got ternyata beda jenis. Kalau mau persiapan musim hujan yang lebih lengkap, termasuk soal rayap dan nyamuk, baca juga hujan telat datang tahun ini, rayap, tikus, dan nyamuk biasanya ikut datang sesudahnya.

Kapan Harus Menghubungi Jasa Pest Control Profesional?

Gejala dan pengobatan urusannya puskesmas atau dokter. Tikusnya, itu urusan kami. Hubungi teknisi kalau:

  • Tikus terlihat keluar-masuk got dekat rumah hampir tiap hari.
  • Ada kotoran atau bekas gigitan di dapur, gudang, atau lemari makanan.
  • Rumah Anda langganan banjir, dan tiap musim hujan tikusnya datang lagi.
  • Anda mengelola gudang, restoran, atau usaha makanan.

Tim Semar Pest siap membantu pengendalian tikus di Jabodetabek, Bandung, Kuningan, dan Cirebon. Teknisi kami bersertifikat ASPPHAMI dan program Bayer, dengan bahan yang terdaftar dan legal.

Sumber